Print this page  A A A

Batas Waktu Pendaftaran Bagi Anak untuk Memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia

Pengumuman ini juga tersedia dalam format PDF.

Sehubungan dengan akan berakhirnya masa pendaftaran Kewarganegaraan Republik Indonesia bagi anak yang lahir di Kanada sebelum tanggal 1 Agustus 2006, dihimbau kepada masyarakat Indonesia di Kanada untuk hal-hal berikut :

  1. Anak yang dapat mendaftarkan diri untuk memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia adalah:
    1. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah Warga Negara Indonesia dan ibu warga negara asing;
    2. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah warga negara asing dan ibu Warga Negara Indonesia;
    3. Anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari seorang ibu warga negara asing yang diakui oleh seorang ayah Warga Negara Indonesia sebagai anaknya dan pengakuan itu dilakukan sebelum anak tersebut berusia 18 (delapan belas) tahun atau sebelum kawin;
    4. Anak yang dilahirkan di luar wilayah negara Republik Indonesia dari seorang ayah dan ibu Warga Negara Indonesia yang karena ketentuan dari negara tempat anak tersebut dilahirkan memberikan kewarganegaraan kepada anak yang bersangkutan;
    5. Anak Warga Negara Indonesia yang lahir di luar perkawinan yang sah, belum berusia 18 (delapan belas) tahun dan belum kawin diakui secara sah oleh ayahnya yang berkewarganegaraan asing;
    6. Anak Warga Negara Indonesia yang belum berusia 5 (lima) tahun diangkat secara sah sebagai anak oleh warga negara asing berdasarkan penetapan pengadilan.
  2. Permohonan pendaftaran anak sebagaimana dimaksud di atas hanya dapat diproses apabila telah diajukan secara lengkap kepada Pejabat atau Perwakilan Republik Indonesia paling lambat pada tanggal 1 Agustus 2010.
  3. Dalam hal permohonan pendaftaran anak sebagaimana dimaksud di atas diajukan secara lengkap kepada Pejabat atau Perwakilan Republik Indonesia melalui pos hanya dapat diproses apabila stempel pos pengiriman tertanggal paling lambat tanggal 1 Agustus 2010.
  4. Pendaftaran Kewarganegaraan Republik Indonesia bagi anak yang lahir di Kanada apabila dilakukan setelah 1 Agustus 2010, hanya bisa dilakukan langsung di Indonesia melalui proses pewarganegaraan dimana salah satu persyaratannya adalah bahwa anak tersebut harus tinggal di Indonesia minimal 5 (lima) tahun berturut-turut atau 10 (sepuluh) tahun tidak berturut-turut.
  5. Penjelasan lebih lanjut dapat dilihat pada Undang-Undang Kewarganegaraan Republik Indonesia No. 12/2006 beserta Peraturan Pelaksanaannya.

Demikian untuk diketahui, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Dikeluarkan di : Ottawa, 17 Maret 2010
Fungsi Konsuler KBRI Ottawa.

Fasilitas Bebas Fiskal Bagi Pemegang NPWP dan WNI Penduduk Negara Lain

Mulai 1 Januari 2009, Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) dalam negeri yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat menikmati fasilitas bebas fiskal. Selain itu, sesuai ketentuan yang berlaku, Warga Negara Indonesia (WNI) penduduk negara lain juga mendapatkan fasilitas bebas fiskal.

Bagi wajib pajak yang belum memiliki NPWP, akan dikenakan tarif Fiskal Luar Negeri (FLN) sebesar Rp. 2.500.000 untuk perjalanan luar negeri dengan menggunakan pesawat udara dan Rp. 1.000.000 untuk perjalanan luar negeri dengan menggunakan angkutan laut. Pembayaran tersebut dapat dikreditkan terhadap Pajak Penghasilan (PPh) yang terutang pada akhir tahun setelah WPOP memiliki NPWP.

Peningkatan Kewaspadaan Terhadap WNI Terkait Dengan Perkawinan Campur dan Menempuh Pendidikan di Luar Negeri

HIMBAUAN
Nomor : 340/VII/2009/06

Mencermati semakin meningkatnya kasus dan permasalahan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang sedang mengenyam pendidikan dan banyaknya kasus-kasus WNI di luar negeri yang muncul karena diakibatkan oleh permasalahan perkawinan campuran antara WNI dan Warga Negara Asing (WNA) yang sering menempatkan WNI pada posisi rentan, maka KBRI Ottawa menghimbau seluruh WNI yang berada di Kanada untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kedua permasalahan tersebut.

Dalam kaitan itu, bersama ini disampaikan beberapa langkah pencegahan dan peringatan dari Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia sebagai berikut :

Merupakan hak asasi bagi setiap Warga Negara Indonesia untuk mengikatkan diri dalam tali perkawinan dengan warga negara asing (perkawinan campuran) sesuai dengan peraturan dan perundangan nasional serta kebiasaan internasional yang berlaku.

Namun patut untuk diingat bahwa karakter, budaya, norma, dan hukum masing-masing negara tetap tegak berdiri secara mandiri dan berbeda-beda sebagai bentuk kedaulatan negara. Perbedaan fundamental tersebut seringkali menciptakan potensi rentan bagi Warga Negara Indonesia yang terikat tali perkawinan dengan warga negara asing.

Menimbang hal-hal tersebut, Pemerintah RI cq. Departemen Luar Negeri memandang perlu untuk menyampaikan himbauan kepada seluruh Warga Negara Indonesia yang akan melakukan perkawinan campuran sebagai berikut:

  1. Agar selalu menjunjung tinggi hak kewarganegaraan Indonesia dalam hal mengikatkan diri dalam tali perkawinan dengan warga negara asing dengan melakukan pertimbangan mendalam dan memperkuat pemahaman terkait karakter, budaya, norma, dan hukum yang dianut oleh calon suami/istri warga negara asing.
  2. Agar selalu mempersiapkan diri dan melengkapi dokumen pendukung hak-hak kewarganegaraan sebagaimana dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan dan ketentuan pelaksananya, dalam melakukan perkawinan campuran dengan warga negara asing termasuk kelengkapan dokumen untuk proses penyelesaian perselisihan perkawinan yang mungkin timbul di kemudian hari.
  3. Agar segera melakukan konsultasi dan registrasi perkawinan campuran di Perwakilan RI yang terakreditasi di negara asal suami/istri warga negara asing.

Adapun bagi WNI yang sedang mengenyam pendidikan di Kanada dihimbau agar :

  1. Menjaga semangat kebangsaan Indonesia dengan memberikan citra yang baik bagi bangsa dan negara Indonesia.
  2. Mendaftarkan diri kepada Perwakilan Republik Indonesia terdekat di Kanada. Tata cara dan persyaratan daftar diri tersebut dapat dilihat melalui website KBRI Ottawa (www.indonesia-ottawa.org), KJRI Toronto (www.indonesiatoronto.org) maupun KJRI Vancouver (www.indonesiavancouver.org).

Himbauan ini ditujukan bagi seluruh Warga Negara Indonesia sebagai upaya dini untuk meningkatkan pelayanan dan perlindungan bagi Warga Negara Indonesia di luar negeri. Departemen Luar Negeri berkoordinasi dengan seluruh Perwakilan RI akan senantiasa memberikan bantuan konsultasi maupun registrasi bagi seluruh Warga Negara Indonesia yang akan melakukan perkawinan campuran.

Sumber: Dit. Perlindungan WNI dan BHI

You can get this information from:
http://consular.indonesia-ottawa.org/category/from-the-office/
Copyright © 2004 - 2017 by the Embassy of the Republic of Indonesia, Ottawa, Canada